Kunjungan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Ibu Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA.
Pekanbaru -Â Kamis,3Â September 2020 DPMPTSP Kota Pekanbaru menerima kunjungan dari Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Ibu Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA beserta jajaran, Rombongan disambut langsung oleh Walikota Pekanbaru Bapak Dr. H. Firdaus S.T., M.T dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru Bapak Muhammad Jamil, M.Ag, M.Si bersama Kabid, Kasi dan jajarannya.
Kunjungan ini dalam rangka evaluasi Pelayanan Publik PTSP, Samsat Provinsi Riau, Disdukcapil, PTSP, MPP dan Polresta Pekanbaru. Ibu Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA Beserta jajaran Rombongan berkesempatan berkeliling melihat proses pelayanan dan sarana yang ada di MPP Kota Pekanbaru. Secara umum, kata Ibu Deputi, MPP Kota Pekanbaru sudah oke dan sekarang sudah ada Gedung Disdukcapil yang baru. Ini bisa dijadikan role model bagi Disdukcapil seluruh Indonesia untuk bisa mencontoh pelayanan yang ada di Kota Pekanbaru, jelasnya.
Dalam Testimoninya Ibu Deputi Bidang Pelayanan Publik mengatakan "saya merasa bangga dengan apa yang sudah dilaksanakan oleh MPP Kota Pekanbaru karena setiap saya datang ada sesuatu hal yang baru. Saya merasa bahagia bahwa kebijakan Mal Pelayanan Publik dengan Permenpan RB No. 23 Tahun 2017 saat ini sudah dilaksanakan dengan baik di Kota Pekanbaru dan menjadikan MPP Kota Pekanbaru ini menjadi semacam role model dan kami selalu merekomendasikan puuhan bahkan ratusan pimpinan daerah yang dalam proses bimbingan agar mereka untuk mampir dan melihat bagaimana Pekanbaru mengimplementasikan Mal Pelayanan Publik dan setiap datang kami melihat upaya-upaya dan komitmen yang begitu kuat dari Pimpinan Daerah serta seluruh jajaran dalam merangkul semua stake holder. Kami dengar ada beberapa lagi Instansi yang akan bergabung, tentu harapan kami semakin banyak bergabung semakin baik. Tapi yang perlu diperhatikan adalah tujuan kita untuk mengimplementasikan MPP ini adalah tidak hanya mengintegrasikan berbagai jenis layanan dalam satu Gedung tetapi juga memikirkan bagaimana kecepatan pelayanan keramahtamahan sangat penting, akuntabilitas dan kenyamanan dan Insya Allah tahun depan Pak Walikota juga sudah berjanji yang harusnya tahun ini tapi tertunda untuk juga merenovasi Gedung disebelahnya sehingga beberapa layanan yang cukup banyak kerumunannya itu mendapatkan space yang lebih luas dan masyarakat menjadi lebih nyaman.
